Pengaruhbudaya, khususnya Legenda Sri Tanjung dan Sayu Wiwit dalam memengaruhi alam bawah sadar RM yang kemudian memutus- kan mendukung dan menjadi salah satu tim setia pemenangan CeritaFOLKLORE/CERITA RAKYAT: DESTINASI WISATA INDONESIA 85 fdisampaikan dalam bahasa Waktobi dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Cerita rakyat dalam buku ini antara lain La Ndoke-Ndoke dan La Kolopua, Imbu, Watu Makuri, Wa Odeh Iriwondu, La Misi-Misikini Veri 1 dan 2. Legenda Timun Mas berasal dari Jawa Tengah. Legenda ini bercerita tentang Mbok Sirni yang mendapatkan biji timun ajaib dari Buto Ijo. Biji tersebut menjadi seorang anak, yaitu Timun Mas. Legenda Timun Mas. Mbak Sirni adalah seorang janda yang menginginkan seorang anak supaya dapat membantunya bekerja. CeritaLegenda Timun Mas dari Jawa Tengah. Ketika si raksasa sudah dekat. Timun Mas melemparkan sebuah duri. Duni itu berubah menjadi sebuah hutan bambu. Hutan bambu itu memperlambat jalan raksasa itu. Tubuhnya menjadi penuh luka karena tertusuk batang bambu. Namun, raksasa itu tidak menyerah. Ia tetap mengejar mangsanya. AntologiEsai Guru Jawa Tengah 17 f Pada amben terdapat kosakata lain semacam cabol, waton, glodhog, dlika, plupuh, dan bombok. Kosakata tersebut tak lagi mampu hidup karena yang ditandai pun sudah tak ada lagi. Pada springbed tidak lagi mengenal kosa kata cabol, waton, glodhog, dlika, plupuh, maupun bombok. 100 Contoh Cerita Legenda Rakyat Nusantara yang diceritakan turun temurun dari nenek moyang kita, memiliki banyak pesan moral dan nilai-nilai budaya. Legenda Keong Mas - Cerita Rakyat Jawa Timur. Timun Mas adalah seorang gadis cantik yang baik hati, cerdas, dan pemberani. Itulah sebabnya, ia sangat disayangi oleh ibunya yang bernama Yukcek cerita legenda candi prambanan bahasa jawa File Candi Prambanan Yogyakarta Jpg Wikimedia Commons. 53 Cerita Rakyat Bahasa Jawa Timun Mas. Cerita Roro Jonggrang Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya Lengkap. Itulah Post tentang cerita legenda candi prambanan bahasa jawa, Saya disuruh menulis cerita rakyat yang ada di daerah masing LAQLH. Jakarta - Cerita rakyat Timun Mas berasal dari daerah Jawa Tengah. Kisah ini termasuk dalam golongan dongeng dan diperankan oleh 4 tokoh, yakni Timun Mas, sang Raksasa, Bu Simin, dan Pak Cerita Timun Mas?Dikutip dari buku 'Cerita Rakyat dari Jawa Tengah' karya James Danandjaja cerita rakyat Timun Mas singkat adalah sebagai berikutPak Simin dan Bu Simin bertempat tinggal di desa. Mereka hidup sebagai petani. Mereka bekerja keras mengolah tanah, dan menanaminya. Hasilnya, sungguh menggembirakan. Oleh sebab itu, mereka hidup berkecukupan. Namun, mereka belum bahagia. Mereka selalu dirundung duka. Pak Simin dan istrinya belum dikaruniai anak. Pasangan ini sangat mendambakan keturunan. Setiap hari mereka berdoa sambil memberi sesajen kepada dewa agar dikaruniai anak. Doa ini mereka lakukan di hutan sehabis mengerjakan sakti dan buas penjaga hutan mendengar doa Pak Simin dan Bu Simin. Ia ingin membantunya. Raksasa itu berkata dengan suaranya yang keras dan menggelegar, bagai guruh yang seakan-akan dapat membelah hutan, "Hai manusia, aku ingin mengabulkan permintaanmu," Simin dan Bu Simin gemetar tubuhnya. Mereka amat ketakutan, tetapi dalam hati mereka senang. "Benarkah apa yang engkau katakan itu? Aku akan punya anak?" teriak Bu Simin kurang sabar."Ya, ya, ya ... tetapi ada syaratnya," kata raksasa."Apa syaratnya?""Hahahaha ... jika anakmu kelak sudah berumur 15 tahun, ia harus kau serahkan kepadaku sebagai sesajen.""Ya, ya, saya tidak keberatan," jawab Pak istri itu pulang kembali ke rumahnya. Hatinya bagai terbelah dua. Mereka merasa senang karena permohonannya untuk mempunyai anak dikabulkan. Namun, mereka sedih karena anak itu kelak harus mereka serahkan sebagai raksasa itu menjadi kenyataan. Setahun kemudian, Bu Simin melahirkan seorang anak perempuan. Parasnya cantik laksana bidadari yang turun ke bumi. Bayi perempuan itu diberi nama Timun minggu, bulan, dan tahun pun silih berganti. Anak gadis kecil itu bertambah hari bertambah cantik. Akhirnya, tidak terasa Timun Mas sudah berusia 15 tahun. Pak Simin dan istrinya amat cemas mengingat janji mereka kepada malam mereka susah tidur memikirkan nasib anak gadisnya. Tepat pada hari ulang tahun Timun Mas yang ke-15 sang raksasa datang menagih janji."Sekarang sudah tiba waktunya untuk kalian serahkan Timun Mas itu kepadaku," katanya Simin menyembunyikan anaknya. Ia berkata kepada raksasa, "Anak kami belum siap untuk dibawa. Tiga hari lagi datang lah kembali, nanti kami serahkan," kata Bu Simin."Ya, tiga hari lagi aku akan datang. Jika tidak kalian penuhi permintaanku, jika Timun Mas tidak kalian serahkan, sebagai gantinya Bu Simin akan menjadi santapanku."Setelah tiga hari raksasa itu datang kembali. "Aku mau menagih janjimu, manusia!" teriak raksasa garang. "O, putri kami Timun Mas belum selesai menyiapkan bekalnya," jawab Pak menggeram karena marah. Ia menghentak-hentakkan kakinya ke tanah. Rambutnya yang tebal menggerai ke dahinya. "Tuanku," kata Bu Simin, "Kami berjanji tiga hari lagi Timun Mas pasti akan kami serahkan kepada Tuanku," tangis Bu menahan amarah sang Raksasa meninggalkan pondok Pak Simin. Tiga hari kemudian sebelum sang Raksasa datang, Bu Simin memanggil Timun Mas untuk memberitahukan janji mereka kepada raksasa yang tidak dapat ditunda-tunda penjelasan ibunya, tahulah sekarang Timun Mas, mengapa beberapa hari ini ayah ibunya selalu gundah gulana dan cemas. Timun Mas seorang anak yang tabah dan penuh bakti kepada orang tuanya."Bu, kalau begitu biarkan lah saya mengikuti sang Raksasa seperti janji ibu kepadanya. Biarkan lah saya rela, Bu," kata Timun Mas."Jangan anakku, engkau akan celaka. Engkau akan dimakan oleh raksasa ganas itu. Tidak anakku, biar lah ibu saja yang sudah tua ini menjadi mangsanya. Engkau jangan, tinggal lah di sini, hiduplah bahagia."Raksasa datang, cepat-cepat Bu Simin memerintahkan agar anaknya pergi meninggalkan rumah melalui pintu belakang. Ia pun berpesan kepada Timun Mas untuk membawa beberapa barang, "Bawalah benda-benda ini. Sebutir mentimun, sebuah duri, sebutir garam, dan sepotong terasi. Kelak, benda-benda ini akan berguna bagimu. Sebarkan satu per satu bila raksasa mendekatimu."Timun Mas pun melangkah keluar. Namun, sang Raksasa mengejarnya dan ketika hampir menjangkau Timun Mas, ia melemparkan biji mentimun sesuai petunjuk biji mentimun sampai di tanah berubah lah menjadi hutan mentimun. Melihat mentimun yang besar dan segar, sang Raksasa lupa kepada Timun Mas dan asyik menelan mentimun. Setelah kenyang ia teringat dan mengejarnya hampir tertangkap lagi, Timun Mas melempar duri sesuai petunjuk sang Ibu. Duri itu pun berubah menjadi pohon berduri yang lebat sehingga sulit untuk dilewati. Namun, dengan kesakitan sang Raksasa bisa sang Raksasa mendekati Timun Mas hingga akhirnya dilempar lah garam dan berubah menjadi lautan luas. Sang Raksasa pun menyeberangi lautan tersebut dengan cara berenang dan kembali mengejar Timun mengejar Timun Mas, sang Raksasa meraung-raung. Terakhir, Timun Mas melemparkan bekalnya, yakni terasi. Terasi tersebut berubah menjadi lautan lumpur yang sangat luas. Sang Raksasa melewati itu, namun sayang lumpur itu justru menelannya."Timun Mas, tunggu lah aku, tolong lah aku Timun Mas," teriaknya sebelum Mas pun selamat dan kembali ke rumahnya. Pak Simin dan Bu Simin amat gembira dan mereka saling cerita rakyat Timun Mas dan kesimpulannyaCerita ini memberi pelajaran kepada kita bahwa di dalam perjuangan menghadapi penindasan kita tidak usah takut. Jangan lah kita cepat-cepat putus asa. Kita harus berusaha terus mengalahkannya. Akhirnya pasti kita akan menang, walaupun mulanya kita lemah, asal kita berada di pihak yang benar. Tuhan selalu membela yang jangan lupa cerita rakyat Timun Mas ya! Simak Video "Bukan Pertama Kalinya Rumah Jessica Iskandar Dihantui Penampakan" [GambasVideo 20detik] pay/pal Cerita Legenda Timun Mas Dalam Bahasa Jawa – Dahulu kala di salah satu desa, ada seorang janda yang hidup sebatang kara tanpa anak atau keluarga. Karena janda itu ingin punya anak. Setiap hari janda itu berdoa siang malam kepada Tuhan untuk memberinya seorang anak. Dia yakin bahwa Tuhan akan menerima sepengetahuan janda itu, ketika dia berdoa siang malam di rumah, dia mendengar Buto Ijio yang kebetulan lewat. Buto ijo lalu memanggil ibu janda itu keluar dari rumahnya. mungkin janda itu terkejut mengetahui bahwa Buto berdiri di depan tidak sedih lagi mengenali buto besar dan ketakutan hijau, buto mengatakan bahwa dia bisa membantu anak itu. Mungkin janda itu senang mendengar apa yang dikatakan Buto ijo dan menerima semua permintaan Buto ijo untuk memberinya anak yang Cerita Rakyat Jawa Buto ijo jika anak janda itu sudah besar, mereka akan memintanya untuk memberinya makan. Buto ijo lalu memberikan wii mentimun yang harus ditanam janda itu. Setelah Buto ijo pergi, mungkin Randa menanam bibit mentimun di kebunnya. Benih dirawat dan dirawat dengan hati-hati, disiram, dipaksakan dan ditaburi, agar cepat memalu dan menjadi pohon mentimun yang subur, pohon mentimun tersebut sudah berbuah. Di antara banyak buah ketimun, ada satu ketimun yang tidak biasa. Penampilannya berwarna kuning keemasan dan seukuran gulungan. Kemudian mentimun itu terbelah dan di dalam mentimun itu ada bayi janda itu bahagia karena keinginannya untuk memiliki anak menjadi kenyataan. Mungkin janda itu sedang bersyukur kepada Tuhan karena doanya telah terkabul. Bayinya perempuan, kulitnya bersih dan mulus seperti kulit timun karena lahir di timun yang berwarna kuning seperti emas, gadis itu bernama Tumun Timun mas menjadi tua, mungkin janda itu ingat janjinya kepada Buta bahwa dia akan memberikan Timun mas. Karena hati sang janda sedih, siang malam sang janda berdoa memohon pertolongan dari Tuhan. Suatu malam, Janda tersebut bermimpi bertemu dengan seorang pertapa di Gunung Gandul. Pertapa itu adalah orang yang bisa membantu Timun Mas agar tidak diambil oleh Rakyat Indonesia Dongeng Keong MasKeesokan harinya, janda itu pergi ke gunung gundul seperti mimpinya. Setelah bertemu pertapa seperti dalam mimpinya, janda itu menerima bingkisan untuk Timun mas. Pertapa itu memberi nasehat bagaimana Timun mas bisa lolos dari bahaya dihadapan Buta. Setelah berterima kasih kepada janda itu, dia berpamitan dan di rumah, janda itu memberinya banyak kartu dan memberitahunya cara menggunakannya. Mungkin janda itu meminta Timun keluar rumah dan berlari secepat mungkin. Setelah itu, Buto ijo yang ingin mengambil Timun mas datang ke rumah janda tersebut dan marah ketika mengetahui Timun mas sudah tidak ada. Buto ijo marah marah, kebun janda itu dirusak dan diberi nama Timun Buto ijo tidak luas, Timun mas hampir saja merobeknya. Mentimun segera membuang sebungkus biji mentimun. Tiba-tiba ada kebun timun dengan seikat timun, Buto ijo berhenti dan memakan timun yang terlihat masih segar. Setelah timun selesai, Buto hijau ingat bahwa dia sedang mengejar Timun. Buto ijo kemudian kembali mengejar Timun mas yang lama Buto hijau hampir mengejar Timuno. Timun terus mengirimkan paket berisi rumah. Tiba-tiba ada hutan bambu yang menghalangi permainan Buto. Namun selang beberapa waktu, Buto ijo tiba dari hutan Rakyat DaerahKemudian Timun Mas melemparkan seikat garam, dan berubah menjadi laut yang luas dan dalam. Buto ijo berenang di laut melanjutkan perburuan Timun mas dan berhasil keluar dari laut. Timun mas ingin mencabik-cabiknya dengan sukses, lalu meluncurkan paket berubah menjadi lubang lumpur yang dalam. Buto ijokecemplung dengan susah payah keluar dari lumpur. Akhirnya Buto ijo yang mengejar Timun mas tenggelam di lautan lumpur. Timun Mas akhirnya selamat dan hidup damai dengan Timun Mas dapat digolongkan sebagai cerita populer di nusantara, karena cerita Timun Mas tidak hanya dikenal di Jawa tengah tetapi hampir di seluruh Indonesia. Di antara sekian banyak cerita rakyat Indonesia, Legenda Timun Mars adalah salah satu yang paling terkenal dan sering diceritakan. Ada banyak buku anak yang bercerita tentang Little Mars, dan berkat perkembangan teknologi, video Little Mars mudah ditemukan. Bagi anda yang belum mengetahui kisah Timun Mars, kali ini saya akan menceritakan kisah Timun Mars versi seorang janda yang sudah lama hidup menyendiri, namanya Mbok Sirni. Sudah beberapa tahun sejak suaminya meninggal, dan hari-harinya begitu sunyi. Mbok Sirni menginginkan seorang anak yang bisa menemaninya seumur hidup dan membantunya bekerja di ladang. Mbok Sirni terus berdoa tanpa lelah agar dikaruniai seorang anak. Doanya terkabul, suatu hari saat Mbok Sirni sedang bekerja di ladang dekat hutan, ia didatangi raksasa besar berwajah seram. Mungkin Sirni takut, tubuhnya gemetar, dia ingin lari dari cengkeraman raksasa itu tertawa “Hahaha… Hei janda tua! Jangan takut, aku tidak akan memakanmu,” raksasa itu mendekati Mbok Sirni, “Apakah kamu tidak menginginkan seorang anak?” tanya raksasa Suara Ibu Dalam Cerita Rakyat Timun Mas Halaman 1Raksasa tertawa lagi “Hahahaha, aku akan memberimu seorang anak, tapi dengan satu syarat,” Mata raksasa yang ketakutan melihat Mbok Sirni yang mengangguk “Ba… Nah, apa syaratnya?” tanya Mbok Sirni ragu.“Kamu harus memberikan anak ini kepadaku setelah dia berumur enam tahun untuk makan, hahahaha…!” Raksasa itu menepuk-nepuk perutnya, “Dagingnya pasti sangat enak.”Mbok Sirni menyanggupi syarat itu, lalu raksasa itu memberinya biji ketimun untuk ditanam dan dirawat. Kemudian, setelah dua minggu, di antara ketimun yang dia tanam, ada salah satu yang terbesar dan bersinar seperti Sirni memilih melon emas yang besar dan cerah, lalu membelahnya dengan hati-hati. Sama seperti dia terkejut, buah mentimun memiliki seorang gadis cantik dan murni. Mbok Sirni memberinya nama Timun Mas. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang baik dan cantik, Mbok Sirni mencintainya dengan sepenuh Kumpulan Cerita Legenda Bahasa Jawa box /set Diskon 5% Di Seller Widya AnandaSuatu hari raksasa itu kembali dan meminta janji Mbok Sirni enam tahun yang lalu. Mungkin Sirni saking takutnya, dia tidak mau meninggalkan Timun Mars hanya untuk dimakan raksasa. Mungkin Sirni sedang mencari alasan agar raksasa itu segera pergi.“Hei raksasa, Tuan Timun, kamu masih belum bisa makan, tubuhnya masih kecil. Kembalilah dua tahun lagi, tubuhnya akan besar dan matang, dia enak dimakan.”Mereka melihat raksasa itu berpikir, “Baiklah, saya akan kembali dalam dua tahun,” raksasa itu setuju dan meninggalkan gubuk Mbok Sirni. Karena Sirni senang tidak bermain, tentu dia tidak akan pernah menyerahkan Timun Mars kepada hari Mbok Sirni semakin mencintai Timun Mas, dia khawatir dan sedih ketika mengingat janjinya kepada raksasa. Mbok Sirni terus berdoa agar anaknya selalu selamat. Hingga akhirnya suatu hari ia bermimpi agar Timun Mas bisa lepas dari cengkeraman raksasa, Mbok Sirni harus menemui seorang pertapa di Gunung Gundul. Pagi harinya, Mbok Sirni segera pergi ke Gundul Gundul untuk menemui pertapa seperti yang diimpikannya tadi Timun Mas Cerita Rakyat Indonesiajawa Pustaka Gundul Gundul ia bertemu dengan seorang pertapa yang memberinya empat bungkusan kecil, yaitu biji mentimun, jarum, garam dan ter sebagai penangkal cakar Sirni kemudian kembali ke gubuknya dan memberikan paket penawarnya kepada Timun Mas, “Anakku, gunakan keempat paket ini sebagai penangkal dan perlindungan pribadi terhadap raksasa itu,” Mbok Sirni memeluk Timun Mas sambil menangis, “Teruslah berdoa anakku.”Keesokan paginya, raksasa itu datang lagi untuk menagih janji “Hai janda tua, dimana anakmu Timun Mas, aku sangat lapar” Raksasa itu mendekati gubuk Mbok itu, Mbok Sirni meminta Timun Mas dari pintu belakang, “Pergilah anakku, jangan sampai raksasa itu melihatmu,” pinta Mbok Sirni, “Cepatlah anakku.”Cerita Rakyat timun MasTimun Mas masih ragu, dia sangat takut tetapi dia juga sangat khawatir dan dia tidak ingin meninggalkan Mbok Sirni sendirian menghadapi raksasa besar, “Dan Mbok?” tanya Timun Mas hampir itu mendekat, “Hei janda tua, kamu dimana? Beri aku Little Mars, aku sangat lapar ya?!” raksasa itu sirni semakin mengkhawatirkan keselamatan Timun Mas, anak kesayangannya. “Timun Mas cepat selamatkan kamu!” Mbok Sirni langsung mendorong Timun Mas bahwa situasi semakin kritis, dengan berat hati Timun Mars segera berlari ke pintu belakang, tetapi mata raksasa itu sangat waspada, dia melihat Timun Mars berlari. Monster itu mengejarnya dan terus berteriak, “Anak Mars, kemana kamu akan lari, aku akan melompatimu, hahahaha”. Raksasa itu hampir mencapai tubuh Timun Mars, tetapi Timun Emas segera teringat akan empat paket yang diberikan Mbok Sirni kepadanya. Setelah itu, dia buru-buru membuka bungkusan pertama biji mentimun. Saat benih disemai, sungguh ajaib, hutan menjadi kebun ketimun dan banyak buah. Raksasa itu memakannya, tetapi ketimun itu menambah kekuatan raksasa itu. Dia kembali setelah Timun Buku Timun MasTimun Mars sangat ketakutan, lalu dia membuka bungkusan kedua yang berisi jarum dan mengirimkannya, dalam sekejap tumbuh pohon bambu yang sangat tinggi dan tajam. Raksasa itu meringis kesakitan dan mencakar darah dan raksasa itu terus mengejar. Tanpa pikir panjang lagi, Timun cenderung membuka bungkusan ketiga yang berisi garam dan membuangnya, seketika hutan berubah menjadi lautan luas. Tapi dengan rasa sakitnya raksasa itu bisa lewat. Timun Mars mulai menyerah, dia melihat bungkusan keempat, bungkusan terakhir, “Tuhan, selamatkan aku”, dia berdoa sambil menaburkan isi bungkusan keempat yang berisi ter. Dalam hitungan detik, lautan lumpur mendidih terbentuk, raksasa itu terperangkap di dalamnya dan tenggelam di legenda timun mas dalam bahasa inggris, cerita timun mas dalam bahasa jawa, drama legenda timun mas, cerita legenda timun mas, legenda timun mas, cerita bahasa jawa timun mas, timun mas dalam bahasa jawa, cerita rakyat timun mas dalam bahasa jawa, film legenda timun mas, gambar legenda timun mas, dongeng legenda timun mas, legenda timun mas dalam bahasa jawa Cerita legenda Timun Mas sudah pernah kami posting sebelumnya. Kali ini kami memposting versi yang lebih lengkap dari Cerita Rakyat Timun Mas ini. Dongeng yang berasal dari Jawa Tengah ini sangat menarik dan sangat sayang untuk di lewatkan. Selamat membaca. Di sebuah desa hiduplah seorang perempuan tua bernama Mbok Yem. Ia hidup sebatang kara. Mbok Yem ingin sekali memiliki seorang anak, agar dapat merawat dirinya yang sudah mulai tua. Namun, itu semua mustahil karena ia tidak mempunyai suami. Setiap hari MbokYem pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Pada suatu hari, di tengah hutan. Ia bertemu dengan seorang raksasa yang sangat menyeramkan. Tubuh raksasa itu lebih tinggi dari pohon. Kulitnya penuh dengan bulu yang kasar. Kulitnya gelap. Mulutnya terdapat sepasang taring yang sagat tajam. Kukunya panjang dan kontor. Mbok Yem sangat ketakutan. Tubuhnya gemetaran melihat mahluk yang sangat besar itu. Raksasa itu berkata dengan suara yang sangat membahana,” Hei, perempuan tua? Jangan takut, aku tidak akan memakanmu. Kamu sudah terlalu tua. Dagingmu keras dan tidak enak. Aku datang kesini hanya ingin memberikan sesuatu padamu.” Raksasa itu memberikan beberapa butir benih tanaman dan berkata,”Tanamlah benih ini dan rawatlah dengan baik dan kau akan mendapatkan semua yang kau inginkan selama ini.. tapi ingat, kau tidak boleh menikmatnya seorang diri. Kau harus memberikannya kepadaku juga sebagai tanda terima kasih.” Mbok Yem hanya mengangguk. Ia langsung pulang ke rumahnya. Setiba Mbok Yem dirumah, sesuai dengan petunjuk si raksasa itu, di tanamlah benih tersebut. Ajaibnya, keesokan harinya, benih tanaman itu telah tumbuh menjadi tanaman mentimun. Buah-buahnya besar-besar. Jika terkena sinar matahari, warnanya besinar seperti emas. Karena penasaran dengan dengan buah mentimun itu, akhirnya di petiklah satu yang paling besar. Ketika di belah, Mbok Yem sangat terkejut. Di dalam timun tersebut ada seorang bayi perempuan yang sangat cantik. “Jadi ini maksud dari ucapan si raksasa.” ujarnya dalam hati. Betapa senangnya Mbok Yem. Tidak pernah terbayangkan akan mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik. Karena lahir dari buah mentimun berwarna keemasan. Anak itu di beri nama Timun Mas. Keesokan harinya, di hutan, Mbok Yem bertemu kembali engan si raksasa Raksasa itu berkata, ” Engakau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan selama ini. Sesuai dengan janjimu, engkau harus membaginya denganku.” Mbok Yem bingung, ia bertanya, ” Bagaimna mungkin bayi perempuan bisa dibagi?” “Tidak usah bingung perempuan tua. Kau boleh memilikinya sampai usia 17 tahun. Selanjutnya. Anak itu akan menjadi santapanku.” Jelas raksasa. “Baiklah raksasa. Aku akan merawat anak itu, dan menganggap anak itu anakku sendiri sampai usia 17 tahun,” ujar Mbok Yem. Timun Mas tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat baik hati dan cantik jelita. Kulitnya kuning langsat. Tubuhnya tinggi semampai. Rambutnya hitam berkilau. Semakin hari kecantikannya, semakin terlihat. Timun Mas juga sangat rajin membantu ibunya. Ia selalu menemani ibunya mencari kayu bakar di hutan. Kebaikan hati Timun Mas membuat Mbok Yem khawatir kehilangannya. Ia sangat menyayangi Timun Mas untuk menjadi santapan si raksasa. Tahun demi tahun terus berganti. Kini, Timun Mas sudah menginjak usia 17 tahun. Sudah waktunya bagi raksasa itu untuk mengambil Timun Mas Mbok Yem menyuruh Timun Mas bersembunyi di dalam kamar. Tiba-tiba, terdengar suara dentuman yang sangat keras. Itu adalah suara langkah kaki si raksasa. Mbok Yem gemetar ketakutan. “Hai perempuan tua! Mana anak perempuanmu yang telah kau janjikan untukku ?” teriak raksasa itu. “Ia sedang mandi di kali, Tuan raksasa. Tubuhnya sangat bau. Kau pasti tidak akan suka memakannya” Ujar Mbok Yem. “Baiklah. Aku akan kembali seminggu lagi. Pastikan ketika aku kembali ia sudah siap untuk ku bawa ke hutan.” Ujar raksasa. “Tentu saja. Tuan. Aku tak akan mengecewakanmu.” Ujar Mbok Yem. Maka pergilah raksasa itu kembali ke hutan. Mbok Yem dan Timun Mas sangat lega. Mereka masih punya waktu semiggu untuk bersama. Namun, setelah seminggu berlalu dan raksasa itu datang kembali, ibu dan anak ini tetap tidak mau berpisah. Timun Mas kembali bersembunyi. Kali ini di dapur, di dalam tempayan air yang kosong. ” Hai perempuan tua. Aku kembali untuk menagih janjimu! Cepat serahkan anak perempuanmu.” Teriak si raksasa. ” Maaf, Tuan raksasa. Timun Mas sedang menjual kayu ke kampung. Bila saja engkau datang lebih pagi, engkau pasti bertemu dengan dia.” Ujar Mbok Yem Dengan setengah marah raksasa itu berteriak. ” Baiklah, ku beri waktu 1 minggu lagi. Jika anakmu tidak kau serahkan kepadaku. Akan ku hancurkan rumahmu.” Mbok Yem semakin ketakutan dan bingung denngan ancaman si raksasa. Ia sungguh tidak rela anak perempuanya yang sangat cantik menjadi santapan si raksasa yang kejam itu. Melihat keadaan ibunya. Timun Mas berkata. ” Ibu, janganlah bersedih. Relakanlah aku menjadi santapan raksasa itu.” Ujar Timun Mas. “Tidak anakku. Ibu tidak akan membiarkanmu menjadi mangsa raksasa jahat itu. ibu akan melakukan apapun untuk menyelamatkanmu.” Ujar Mbok Yem. Kemudian Mbok Yem pergi menemui seorang kakek yang sakti tinggal di gunung. Kakek sakti itu memberikan benih mentimun, sebuah duri, sebutir garam, dan sepotong terasi. Seminggu kemudian, raksasa itu datang lagi. Kali ini, si raksasa sudah tidak dapat menahan emosinya. Kakinya yang besar, di hentak-hentakan ke tanah sehingga bumi bergetar. “Cepat serahkan anakmu atau ku hancurkan rumah beserta dirimu! Aku sudah sangat lapar!” teriak raksasa. ” Maaf, Tua raksasa. Anakku sudah berjalan ke hutan. Kembalilah engkau ke hutan tempat tinggalmu. Timun Mas sudah berada di sana.” Kata Mbok berbohong. Pada saat itu. Timun Mas sudah keluar rumah melalui pintu belakang. Ia membawa semua benda yang di berikan oleh kakek sakti dari gunung itu. Ketika akan kembali ke hutan, si raksasa melihat Timun Mas berlari dari belakang rumah. Di kejarnya Timun Mas. Meskipun panik. Timun Ma masih mengingat perintah ibunya untuk melempar sebutir benih mentimun. Benih mentimun itu langsung berubah menjadi lading mentimun dengan buah yang besar-besar. Karena kelaparan, si raksasa memakan mentimun-mentimun di ladang itu. Setelah keyang. Ia kembali mengejar Timun Mas. Meskipun perutnya yang kekenyangan membuat jalannya menjadi lambat. Raksasa itu tetap bisa mengejar Timun Mas karena langkah kakinya yang panjang. Cerita Legenda Timun Mas dari Jawa Tengah Ketika si raksasa sudah dekat. Timun Mas melemparkan sebuah duri. Duni itu berubah menjadi sebuah hutan bambu. Hutan bambu itu memperlambat jalan raksasa itu. Tubuhnya menjadi penuh luka karena tertusuk batang bambu. Namun, raksasa itu tidak menyerah. Ia tetap mengejar mangsanya. Kali ini, Timun Mas melemparkan sebutir garam. Garam itu berubah menjadi sebuah lautan yang luas. Raksasa itu harus berenang untuk mengejar Timun Mas. Ia berhasil, tetapi tubuhnya sudah sangat lelah. Raksasa itu terus mengejar Timun Mas meskipun sudah kelelahan. Timun Mas melempar sepotong terasi. Kali ini terasi tersebut berubah menjadi lumpur hisap. Raksasa itu berteriak meminta tolong ketika tubuhnya terhisap lumpur. Tubuh raksasa yang besar tidak mampu melawan hisapan lumpur karena kelelahan. Ia pun tewas terhisap lumpur. Maka, tamatlah riwayat raksasa jahat itu. Setelah bebas dari raksasa jahat itu. Kehidupan Timun Mas dan Mbok Yem membaik. Timun Mas bertemu dengan seorang pangeran dari negeri seberang. Pangeran itu jatuh cinta kepadanya. Merekapun menikah. Timun Mas dan Mbok Yem diboyong oleh pangeran itu ke istananya. Mereka hidup bahagia selamanya. Pesan Moral dari Cerita Legenda Timun Mas dari Jawa Tengah adalah janganlah kita bertindak semena-mena terhadap orang lain. Karena hal itu akan membawa malapetaka bagi diri sendiri. Terima kasih telah membaca Cerita Dongeng Timun Mas Dari Jawa Tengah jangan lupa baca juga versi lain dari kisah ini pada posting kami berikut ini Dongeng Legenda Jawa Tengah Cerita Timun Mas